Friday, 20 January 2017

8 Cara Meredam Amarah Dalam Kehidupan Sehari-hari

View Article
Amarah adalah salah satu emosi manusia yang berlebihan karena manusia diciptakan dengan amarah untuk menjaga diri dari hal-hal berbahaya di lingkungan sekitarnya. Mungkin sering anda dengar orang-orang berbicara “kasihanilah orang-orang ” . Mulai sekarang anda harus dapat memulai untuk mengasihani orang-orang yang memarahi anda dan berdoa agar mereka diberi kesabaran.
Kemampuan setiap orang untuk mengatasi amarahpun berbeda-beda, tergantung dari cara mendidik anak yang benar, dan lingkungan sekitar anda. Tidak dipungkiri bahwa tingkat pendidikan seseorang juga berdampak besar kepada kemampuan mengatur amarah, namun jika anda belajar secara terus menerus untuk mengendalikan amarah, latar belakang tidak menjadi masalah untuk anda.
Setiap orang akan selalu mengharapkan jalan hidupnya untuk terus aman, damai dan tentram. Entah dalam lingkungan keluarga, di kampus atau dimanapun anda berada. Namun siapa sangka, jika suatu waktu anda dapat terlibat dalam suatu masalah yang meningkatkan sifat amarah anda muncul.

marah

Ciri-ciri orang yang tidak bisa mengendalikan amarah / emosi :

  1. Berbicara dengan nada tinggi
  2. Jika marah merusak barang-barang disekitarnya
  3. Melakukan hal-hal berbau anarkis
  4. Berbuat kriminal pada orang lain
  5. Melakukan hal yang merugikan diri sendiri contohnya narkoba, alkohol, dsb
  6. tips menghilangkan depresi yang teramat sangat
  7. Dendam

Cara-cara Meredam Amarah / Emosi :

1. Diam



diam
Ketika seseorang sedang marah, sel-sel saraf akan bunuh diri, jika anda sering lihat berita, terpampang jelas tidak sedikit orang yang melakukan tindakan konyol ketika sedang emosi. Saat anda sedang marah anda akan menciptakan suasana yang memanas dengan nada-nada yang tinggi. Mungkin anda pernah dengar kalimat yang berbunyi ” Ketika marah, anda hitung angka dari 10 sebelum berbicara. Namun jika sudah terlalu marah, hitung dari seratus. ” Hal ini menunjukan betapa bergunanya diam ketika kita sedang berada disituasi ini.

2. Acuh


acuh
Didunia ini, anda akan selalu menemukan orang-orang yang menyukai anda ataupun sebaliknya. Namun apa jadinya jika orang lain ingin membuat anda emosi? Hal yang pertama anda lakukan dengan intropeksi, perbaiki hubungan namun bila usaha itu sudah tidak berfungsi anda dapat mulai dengan bersikap acuh kepada orang-orang yang ingin membuat anda marah.

3. Belajar Bertoleransi


toleransi
Anda tidak akan pernah tau apa yang telah terjadi pada orang lain, walaupun orang lain sering memberi kesan buruk. Namun tidak semudah itu, anda menilai orang lain. Sama seperti orang lain atau mungkin diri anda sendiri yang sering terpancing emosi karena ukuran masalah dari hal sepele hingga besar. Mulai saat ini, anda harus belajar bertoleransi menghadapi orang-orang yang menyebalkan terutama yang memancing amarah anda.
http://www.gudangkesehatan.com/8-cara-meredam-amarah-dalam-kehidupan-sehari-hari/

Cara Melepaskan Amarah

View Article
Amarah adalah emosi alami manusia, dan hal ini tidak selalu negatif. Amarah dapat membantu Anda mengetahui kapan Anda telah terluka atau saat situasi perlu berubah. Adalah hal yang penting untuk belajar bagaimana memproses dan bereaksi terhadap amarah Anda.[1] Rasa marah sering kali dikaitkan dengan risiko lebih tinggi terhadap penyakit jantung, tekanan darah tinggi, depresi dan kesulitan untuk tidur. Hal ini mungkin terjadi jika Anda mengalami amarah yang tinggi atau Anda sering memendam amarah Anda.[2] Untungnya, Anda dapat belajar memahami, memproses, dan melepaskan amarah Anda dengan cara yang sehat.

1

Kenali masalah dari amarah Anda. Kebanyakan orang mengalami amarah yang ringan beberapa kali setiap minggunya. Dalam beberapa kasus, adalah sangat normal untuk merasa marah, seperti jika Anda merasa seseorang telah menghina atau menyakiti Anda. Akan tetapi, Anda harus belajar untuk mengenali tanda-tanda bahwa amarah Anda telah menjadi suatu “masalah”.[3]
  • Apakah Anda sering berteriak, menjerit, atau mengutuk orang lain saat Anda marah? Apakah Anda menyerang orang lain secara verbal?
  • Apakah amarah Anda sering menyebabkan suatu perilaku kasar secara fisik? Seberapa parah ekspresi dari perilaku kasar ini? Amarah yang kurang dari 10 persen biasanya melibatkan perilaku kasar secara fisik, jadi jika Anda sering mengalami hal tersebut, itu bisa jadi adalah suatu tanda bahwa sesuatu yang lebih serius sedang berada dalam masalah.
  • Apakah Anda merasa perlu untuk mengobati diri sendiri ketika Anda sedang marah, seperti dengan menggunakan obat-obatan, alkohol, atau makanan?
  • Apakah Anda merasa bahwa amarah Anda secara negatif mempengaruhi hubungan pribadi Anda, pekerjaan Anda, atau kesehatan Anda secara umum? Pernahkah orang lain menyatakan keprihatinannya kepada Anda?
http://id.wikihow.com/Melepaskan-Amarah